Pages

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Buah Sirsak Miliki Kandungan Antioksidan Tinggi


Rabu, 27 Maret 2013 - 13:51:49 WIB

Buah Sirsak Miliki Kandungan Antioksidan Tinggi
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Perusahaan bahan baku produk farmasi menyatakan bahwa buah sirsak sebagai salah satu bahan baku ekstrak herbal yang memiliki kandungan antioksidan tinggi sebagai pencegah penyakit kronis.

"Kami yakin bahan baku ekstrak herbal dari buah sirsak ini akan memberikan profil antioksidan yang signifikan," kata Thomas R. Harsono, CEO perusahaan bahan baku PT. Tigaka Distrindo Perkasa, saat peluncuran logo baru perusahaan itu, di Jakarta, Rabu (27/03).

Minggu, 24 Maret 2013

Festival Jajan Pasar & Batik Ala Mahasiswa


Sabtu, 23 Maret 2013 - 04:14:14 WIB

Festival Jajan Pasar & Batik Ala Mahasiswa
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Semarang) - Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar Festival Jajan Pasar dan Batik se-Jawa Tengah, Jumat (22/03) dengan menampilkan beragam kuliner lokal dan batik unggulan berasal dari berbagai daerah.

Puluhan gerai menyajikan sejumlah jajanan tradisional daerah masing-masing, seperti tiwul dari Wonogiri, dadar gulung dari Kota Semarang, hingga dawet ayu yang menjadi khas Banjarnegara.

Kopi Campur Durian, Duet Nikmat dari Lampung

Sabtu, 23 Maret 2013 - 20:06:43 WIB
Kopi Campur Durian, Duet Nikmat dari Lampung
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Bandarlampung) - Bicara mengenai persamaan antara kopi dan durian, jawabannya pasti Provinsi Lampung. Lho kok bisa begitu? Maklum saja, Provinsi Lampung terkenal dengan beberapa macam komoditasnya antara lain kopi dan buah durian.

Bicara tentang kopi, paling terkenal kopi luwak tentunya. Lain hal bicara tentang durian, wilayah Kalianda yang terkenal. Lalu bagaimana ceritanya dengan minum kopi yang dicampur buah durian? Yang tidak tahu pasti pada bilang: Mabuk!

Cicipi Manis Asam Buah Rambai dari Babel


Minggu, 24 Maret 2013 - 05:16:53 WIB

Cicipi Manis Asam Buah Rambai dari Babel
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Pangkal Pinang) - Seorang teman mengajak saya untuk mencicipi buah Rambai saat berkunjung ke kepulauan Bangka Belitung (babel). Walaupun asing buat saya, buah ini kudu dicobain deh!

Buah yang berwujud mirip buah duku ini citarasanya dominan manis asam dan merupakan buah ikon Babel karena saya pun belum pernah menjumpai buah ini di daerah lain. Buah dengan ciri warna kulit seperti buah duku ini tumbuh di pohon yang berukuran besar (tinggi lebih dari 4 meter) dan buahnya menjuntai ke bawah karena jumlahnya yang banyak.

Kamis, 21 Maret 2013

Lempah Kuning Yang Serba Kuning Dan Nikmat


Kamis, 21 Maret 2013 - 13:47:37 WIB

Lempah Kuning Yang Serba Kuning Dan Nikmat
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Merunut kepada letak geografisnya yang dikelilingi oleh lautan terbuka, Provinsi Bangka Belitung (Babel) memiliki banyak hidangan lezat berbahan dasar tangkapan hasil laut.

Hal ini masih ditambah lagi dengan kepiawaian masyarakat lokal Babel yang gape dalam mengolah bahan seafood dan pengaruh budaya Melayu dalam tradisi kulinernya.

Rabu, 20 Maret 2013

Kripik Pisang Lampung, Rasa Yang Tak Pernah Mati


Kamis, 21 Maret 2013 - 10:44:19 WIB

Kripik Pisang Lampung, Rasa Yang Tak Pernah Mati
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Hanya gara-gara bosan dengan kripik singkong, beberapa pengrajin cemilan khas Provinsi Lampung ini berinovasi dengan meng-kripikan (menggoreng sampai kering) pisang kepok.

Jadilah kripik pisang yang tak disangka malah disambut antusias oleh konsumen yang gemar menyantap cemilan. Belakangan pamor kripik pisang kepok khas ini menjadi salah satu ikon kuliner khas Provinsi Lampung. Nah bagaimana lika-liku sampai kripik pisang ini menjadi legenda kuliner di Bandar Lampung?

Senin, 18 Maret 2013

Nikmatnya Menyantap "Tahu Kok" Berkuah Bening Sehabis Hujan


Senin, 18 Maret 2013 - 17:55:38 WIB

Nikmatnya Menyantap "Tahu Kok" Berkuah Bening Sehabis Hujan
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner
komhukumimage

Komhukum (Jakarta) - Keindahan yang ada di Bangka Belitung (Babel) bukan hanya terkenal dari panorama alamnya tetapi juga dari kulinernya yang kini telah terkenal dan merambah hampir di semua daerah di Indonesia.

Salah satunya adalah "Tahu Kok". Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diharapkan agar jangan melewatkan hidangan Tahu Kok yang cocok disantap saat cuaca dingin atau sehabis hujan.

Pasar Malam Indonesia Digelar di Den Haag


Senin, 18 Maret 2013 - 14:18:11 WIB

Pasar Malam Indonesia Digelar di Den Haag
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (London) - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag kembali menyelenggarakan Pasar Malam Indonesia (PMI) edisi keempat di Malieveld, Den Haag, 20-24 Maret 2013.

Menteri Luar Negeri Belanda, Frans Timmermans akan hadir sebagai tamu kehormatan (guest of honour) dan akan memberikan sambutan dalam acara pembukaan (Grand Opening) PMI 2013 yang berlangsung di lapangan Malieveld, Den Haag, demikian Sekretaris Ketiga KBRI Denhaag, Hermanus Dimara kepada wartawan London, Senin (18/03).

Minggu, 17 Maret 2013

Perajin Kerupuk Pekalongan Terancam Gulung Tikar


Senin, 18 Maret 2013 - 12:47:54 WIB

Perajin Kerupuk Pekalongan Terancam Gulung Tikar
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Pekalongan) - Sekitar 27 perajin kerupuk di Kelurahan Sokorejo, Kota Pekalongan, Jawa Tengah terancam gulung tikar karena melambungnya harga bawang putih di pasaran.

Perajin kerupuk, Amat Affandi di Pekalongan, Senin (18/03), mengatakan kenaikan harga bawang putih secara bertahap yang sudah berlangsung sebulan terakhir ini mengakibatkan para perajin kelimpungan meneruskan usahanya.

Gurih Manis Pedas, Pantiaw Berkuah Kaldu Ikan


Sabtu, 16 Maret 2013 - 15:43:25 WIB

Gurih Manis Pedas, Pantiaw Berkuah Kaldu Ikan
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Bangka) - Pernah dengar kuliner pantiaw? Saya pun asing dengan hidangan tersebut. Saat singgah di Pulau Bangka, barulah saya mengerti apa itu pantiaw dan ternyata enak banget!

Pantiaw merupakan hidangan sederhana yang biasa disajikan sebagai sarapan maupun untuk cemilan/snack. Hidangan lezat ini merupakan warisan kuliner budaya oriental dan melayu. Berwujud mie basah (seperti kwetiaw di Pulau Jawa) yang dibubuhi bumbu basah dan diguyur kuah kaldu ikan.

Namun, demikian pantiaw Bangka rupanya ada dua jenis, yakni pantiaw gandum (menyerupai mie kuning basah) dan pantiaw beras (menyerupai kwetiaw mentah). Walaupun berbeda bahan dan wujud, kedua jenis pantiaw ini memiliki kesamaan dalam hal penyajiannya.

Dimulai dengan menyusun pantiaw basah di dalam mangkuk lalu bubuhi dengan bumbu ikan. Bumbu ikan di sini maksudnya bumbu olahan basah yang terbuat dari tumisan ikan dan rempah-rempah. Sesudahnya, pantiaw ini diguyur dengan kuah kaldu ikan mendidih.

Kaldunya pun juga terbuat dari rebusan ikan tenggiri bersama campuran beberapa rempah-rempah. Citarasa kuah kaldunya adalah gurih manis pedas. Makin segar bahan ikan yang digunakan sebagai bumbu dan rebusan kuah, makin sedap rasa pantiaw Bangka ini. Jangan lupa tambahkan bawang goreng sebagai taburannya.

Mencari pantiaw ini juga tidak sulit. Bila anda berkunjung ke Pulau Bangka, carilah hidangan pantiaw ini di daerah Kecamatan Belinyu. Mau beli pantiaw mentahnya saja ada, mau bersantap pantiaw yang sudah diseduh pun juga sama nikmatnya. Sayangnya pantiaw ini agak susah dibawa sebagai oleh-oleh, karena bumbunya terbuat tanpa pengawet dan harus diolah atau disantap di hari yang sama.

Seporsi pantiaw matang biasanya dihargai sekitar Rp. 2.000-5.000 (tergantung jumlah isinya). Kalau anda mau beli pantiaw mentahnya saja, harga jualnya sekitar Rp. 20.000 per kilogramnya. Manapun yang anda pilih, pokoknya pantiaw Bangka nikmat disantap, apalagi pas cuaca dingin. (K-4/Iyo)


Hotel Aston Tawarkan Hidangan Spesial Paskah


Minggu, 17 Maret 2013 - 20:22:43 WIB

Hotel Aston Tawarkan Hidangan Spesial Paskah
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Denpasar) - Hotel Aston Denpasar memberikan nuansa berbeda dengan menyajikan hidangan spesial kepada tamunya yang menginap pada peringatan Paskah.

"Hidangan yang kami sajikan berbahan dasar telur, sebagai bentuk ungkapan perayaan Hari Raya Paskah," kata Rike Liwan selaku Public Relations Manager Aston Denpasar Hotel and Convention Center, Minggu (17/03).

Dia menjelaskan, menu yang ditawarkan tersebut dinamakan paket "easter special" sebab kuliner yang disajikan ala Eropa dan Amerika.

Menu pembukanya dinamakan "a wild mushroom egg salad" yang terbuat dari salad segar, selada dan rebusan telur dibaluri dengan saus pesto.

"Hidangan utama, juru masak kami menciptakan hidangan keluarga ala Eropa dan Eropa, yakni pasta with beef stew," ujarnya.

Menurut dia, hidangan itu sempurna dan sesuai perayaan tersebut yang dirayakan oleh hampir seluruh umat Kristiani di dunia.

Kesempurnaan kuliner tersebut makin lengkap dengan hidangan penutup yang sederhana, yakni "snowy doughnut ball".

"Selain hidangan spesial itu, di bulan ini kami juga menawarkan berbagai minuman sehat, seperti spiced hot chocolate, power-packed shake dan hot spiced apple juice," ucapnya. (K-2/yan)


Teh Hijau Dan Kopi Kurangi Resiko Stroke


Jumat, 15 Maret 2013 - 12:26:41 WIB

Teh Hijau Dan Kopi Kurangi Resiko Stroke
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Washington) - Teh hijau dan kopi mungkin bisa membantu mengurangi resiko terkena stroke terutama jika kedua jenis minuman itu dikonsumsi secara tetap, kata hasil penelitian yang disiarkan pada jurnal asosiasi jantung Amerika, Kamis (15/03).

"Ini merupakan penelitian berskala besar pertama yang mempelajari pengaruh gabungan antara teh hijau dan kopi pada resiko stroke," kata Yoshihiro Kokubo, kepala tim peneliti pada Pusat Kardiovaskular dan Saraf Nasional, Jepang.

"Anda bisa membuat sedikit perubahan gaya hidup dengan memasukkan teh hijau sebagai minuman sehari-hari guna mengurangi resiko stroke." Para peneliti menganalisa kebiasaan minum teh hijau dan kopi pada 83.269 orang dewasa di Jepang dan memantau mereka sedikitnya selama 13 tahun. Mereka menemukan bahwa semakin banyak orang-orang itu minum teh hijau atau kopi, maka semakin rendah risiko terserang stroke.

Orang yang minum sedikitnya secangkir kopi dalam sehari, memiliki risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum. Orang yang minum sedikitnya dua-tiga cangkir teh hijau dalam sehari mendapat 14 persen lebih rendah resikonya terkena serangan stroke dan orang-orang yang minum sedikitnya empat cangkir mengalami 20 persen lebih rendah terkena stroke dibanding mereka yang jarang minum.

Mereka yang sedikitnya minum dua cangkir kopi atau dua cangkir teh hijau dalam sehari mengurangi 32 persen risiko terkena perdarahan di dalam otak dibandingkan mereka yang jarang minum kedua jenis minuman tersebut.

Perdarahan di dalam otak terjadi ketika pembuluh darah di dalam otak meledak sehingga menyebabkan perdarahan di dalam otak, dan 13 persen serangan stroke terjadi akibat perdarahan tersebut.

Peserta yang dipantau dalam penelitian ini berusia antara 45-74 tahun, dengan gender yang hampir sama, juga bebas dari penyakit kanker dan jantung.

Selama 13 tahun masa pemantauan, peneliti mengulas catatan kesehatan peserta yang dikeluarkan oleh rumah sakit, maupun catatan penyebab kematian, mengumpulkan data sakit jantung dan stroke.

Temuan tersebut diselaraskan dengan data usia, jenis kelamin, faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, berat tubuh, pola makan dan kegiatan olahraga.

Teh dan kopi merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air, sehingga diduga hasil penelitian ini akan sama bila diterapkan di Amerika dn negara-negara lain, kata para peneliti.

Belum jelas bagaimana teh hijau bisa mempengaruhi risiko stroke. Kandungan katekin di dalam teh mungkin bisa menjadi pelindung, kata mereka.

Katekin mengandung anti-oksidan, anti-pembengkanan, meningkatkan kemampuan plasma anti-oksidan serta pengaruh anti-trombogenik. (K-5/el)


Rabu, 13 Maret 2013

Ternyata Sushi Tidak Sesehat Perkiraan Orang


Rabu, 13 Maret 2013 - 14:55:33 WIB

Ternyata Sushi Tidak Sesehat Perkiraan Orang
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Kalau orang mengira sushi adalah pilihan makan siang ringan, coba pikirkan lagi deh, sebab terbukti sushi Supermarket jauh lebih mirip dengan makanan cepat saji khas ketimbang perkiraan orang selama ini.

Sepasang California rolls ternyata berisi banyak kalori dan gula dua kali lebih banyak dibandingkan dengan Big Mac dan kentang goreng dari satu perusahaan makanan cepat saji.

Penyebabnya ialah nasi putih yang sangat nikmat yang membungkus seluruh potongan kecil ikan dan sayuran.

"Gulungan khas sushi berisi 290 sampai 350 kalori dan karbohidrat yang sama dengan dua-setengah sampai empat potong roti," kata ahli makanan Rachel Beller kepada The Daily Mail, yang disiarkan di Shine. Yahoo.com yang dipantau wartawan di Jakarta, Rabu (13/03) siang.

"Jadi, satu California roll sama dengan dua roti lapis yang diisi potongan kepiting, sepotong alpukat dan sedikit sayuran," tegasnya.

Bertolak-belakang dengan kepercayaan umum, kata "sushi" merujuk kepada nasi yang disajikan, biasanya, dengan ikan mentah, bukan ikan itu sendiri, yang dipandang lebih sebagai hiasan.

Nasi tersebut dibumbui dengan gula dan garam lalu diisi cuka dan bisa jadi itu berarti 75 persen dalam setiap gigitan, kata Rachel Beller. Artinya ialah "meskipun anda memakan sayuran dan ikan yang sehat, anda mengkonsumsinya terlalu banyak dalam setiap porsi. Beras merah mungkin lebih banyak serat dan gizi tapi, tak berarti lebih sedikit karbohidrat dan gula", katanya.

Dua porsi Genji Sushi California pilihan paling mudah ditemukan di pasar Whole Foods di seluruh Amerika Serikat berisi 740 kalori dan 22 gram gula, demikian data gizi yang diposting di Internet.

Satu roti Big Mac dan porsi kecil kentang goreng berisi sebanyak 780 kalori dan sembilan gram gula, demikian laporan waralaba makanan cepat saji McDonald di jejaringnya sebagaimana dikutip. (K-5/el)

Selasa, 12 Maret 2013

Cara Menikmati Sake dari Jepang


Senin, 11 Maret 2013 - 20:36:54 WIB

Cara Menikmati Sake dari Jepang
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Ketika Jakarta beberapa tahun terakhir dipenuhi oleh wine bar, terjadilah suatu pergerakan budaya di mana orang-orang mulai berbondong untuk mencari tahu lebih banyak tentang wine.

Kini dengan semakin banyaknya restoran hidangan Jepang di Indonesia, bar sake pun bermunculan. Sake, yang merupakan hasil fermentasi beras, makin populer di kalangan menengah atas di Indonesia.

Selain bisa ditemukan di restoran-restoran ala Jepang, sake memang makin banyak tersedia di bar-bar sebagai pilihan minuman di kala santai. Pada dasarnya sake sama dengan wine, yang sama-sama dihasilkan melalui proses fermentasi tanpa distilasi.

Cara menikmatinya pun menjadi sebuah budaya yang mengakar dari negara asalnya. “Sake paling enak dinikmati atau biasa dinikmati oleh orang Jepang pada saat musim dingin. Di Indonesia memang tak ada musim dingin, namun saat hujan dan cuaca dingin, itulah saat terbaik menikmati sake,” ujar Chef Kamachi Masahiro, yang memiliki keahlian di bidang perdagingan dan wine di restoran Bistronomy, Jakarta.

Sake biasanya disajikan dalam tokkuri (botol keramik kecil) dan dituangkan ke dalam o-choko (cangkir sake kecil), serta dapat disajikan  panas atau dingin. Seperti juga wine, sake bisa dinikmati bersama penganan-penganan tertentu.

“Teman minum sake yang terbaik adalah hidangan appetizer, atau Anda bisa menikmati sushi dan sashimi bersama sake,“ saran Chef Kamachi, yang senang menyarankan padanan antara menu yang Anda santap dengan minuman yang tepat. “Sake cocok disantap oleh semua menu yang berbahan dasar ikan.” (K-4/Sarah)

Kolang-kaling Dijadikan Minuman Kesehatan


Senin, 11 Maret 2013 - 12:38:18 WIB

Kolang-kaling Dijadikan Minuman Kesehatan
Diposting oleh : Administrator 
komhukumimage
Komhukum (Bogor) - Mahasiswa Departemen Manajemen Institut Pertanian Bogor membuat inovasi dari buah siwalan atau kolang-kaling menjadi minuman kesehatan.

"Kami menamakannya dengan `Simon Drink` (Siwalan with Lemon Drink)," kata Indrajit Wicaksana, koordinator inovasi tersebut di Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/03).

Bersama rekannya Ilman Faturochman, Muhammad Nurhuda N, Hana Maretha dan Diara Mutiarani, tim itu menciptakan minuman kesehatan dari buah siwalan yang juga berguna untuk menambah stamina itu.

Di bawah dosen pembimbing Dr. Ir. Idat Galih Permana, MSc.Agr., kelima mahasiswa itu menuangkan ide kreatifnya melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK).

Menurut Indrajit, cara membuatnya mudah, yakni buah siwalan dikupas dan dicuci bersih. Kemudian, buah dipotong-potong dan dihaluskan dengan blender. Setelah halus buah dicampur dengan air dan dimasak selama satu jam, lalu ditambah gula yang telah dicairkan setelah mendidih kemudian diangkat dan ditiriskan.

Saat terasa mulai dingin, katanya, dicampurkan jeruk lemon dan jeruk limau lalu diaduk dan disaring. "Penambahan lemon dimaksudkan untuk menambah cita rasa dan nutrisi yang dikandungnya," katanya.

Dikemukakan bahwa buah yang dihasilkan dari pohon siwalan ini dipercaya dapat dimanfaatkan airnya --yang telah difermentasikan selama 10 hari-- untuk meningkatkan vitalitas bagi pria dewasa. (K-4/EIO)


Biji Nangka Dimanfaatkan Buat Donat


Senin, 11 Maret 2013 - 12:37:34 WIB

Biji Nangka Dimanfaatkan Buat Donat
Diposting oleh : Administrator 
komhukumimage
Komhukum (Yogyakarta) - Tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memanfaatkan biji nangka untuk membuat kue donat yang diberi nama Dobina.

"Biji nangka merupakan sumber karbohidrat, protein, dan energi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik," kata koordinator tim mahasiswa Senja Dewi di Yogyakarta, Minggu (10/03).

Menurut dia, pembuatan donat merupakan salah satu cara mengolah makanan agar dapat bervariasi dan memenuhi cita rasa. Meskipun banyak variasi, yang paling penting dari pembuatan kue donat adalah bahan bakunya yakni tepung.

"Tepung biji nangka mengandung nilai gizi lebih tinggi dibandingkan dengan tepung terigu. Pembuatan tepung biji nangka, yakni mencuci biji nangka kemudian merebusnya hingga matang untuk membuang getahnya," jelasnya.

Ia mengatakan, biji nangka yang sudah masak didinginkan kemudian dipotong tipis-tipis dan dikeringkan di bawah sinar matahari kemudian digiling untuk dijadikan tepung. Untuk mendapatkan tepung yang halus, tepung diayak terlebih dulu agar terpisah dari serat-serat yang masih kasar.

"Dari hasil komparasi bisa disimpulkan bahwa tepung biji nangka mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan amilum yang lebih baik dibandingkan dengan tepung terigu," katanya.

Menurut dia, selama ini masyarakat hanya memanfaatkan daging nangka, sedangkan bijinya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, biji nangka mengandung karbohidrat cukup tinggi yakni dalam 100 gram biji nangka mengandung karbohidrat sebesar 36,7 gram. Kandungan karbohidrat biji nangka, kata dia, memang lebih rendah dibandingkan dengan beras.

Kandungan karbohidrat 100 gram beras sebesar 78,9 gram. "Dua kilogram biji nangka sebanding dengan satu kilogram beras. Biji nangka dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pangan yang cukup bergizi karena masih adanya kandungan zat lain yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan penghasil karbohidrat lainnya seperti zat besi dan vitamin B1," katanya.

Anggota tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas MIPA UNY yang melakukan penelitian berjudul "Komparasi Uji Karbohidrat, Lemak, Protein, dan Amilum antara Donat Tepung Biji Nangka dan Donat Tepung Terigu" itu adalah Gibson SH. Marbun, Pambudi Tedjo YR, dan Ragil Nurjannah R. (K-4/EIO)

Kamis, 07 Maret 2013

Kerupuk Ikan Pipih Sampit, Gurih Yang Belum Beredar Luas


Kamis, 07 Maret 2013 - 08:36:42 WIB

Kerupuk Ikan Pipih Sampit, Gurih Yang Belum Beredar Luas
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Sampit) - Pemasaran kerupuk ikan belida atau pipih khas Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah masih belum maksimal karena kurang promosi.

"Hasil produk kerupuk kita baru dipasarankan di sekitar Sampit, belum ada yang kirim ke luar daerah," kata salah seorang pedagang di Jalan DI Pandjaitan Sampit, Kotim, Ana di Sampit, Rabu (6/03).

Selain untuk konsumsi masyarakat Sampit sendiri, kerupuk pipih biasanya dibeli untuk buah tangan atau oleh-oleh tamu yang datang ke Kotim.

Dia mengatakan, promosi hanya dilakukan dari mulut ke mulut melalui keluarganya, maupun secara tidak langsung oleh orang yang sudah pernah membeli di tempat mereka.

Ana mengaku mendapatkan pasokan kerupuk dari keluarganya yang tinggal di kawasan Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim yang kemudian dijual dengan memanfaatkan bagian depan rumahnya menjadi etalase memajang produk tersebut.

Harga kerupuk ikan pipih dijual dari Rp. 35.000-Rp. 45.000/bungkus. Ada juga yang dikemas dalam kotak kardus. Kerupuk pipih karena memang dibuat dengan bahan ikan pipih atau belida sebagai campuran utama.

Untuk di Kalimantan Tengah (Kalteng), kerupuk pipih dikenal berasal dari dua daerah bertetangga yaitu Sampit Kabupaten Kotim dan Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan.

"Kami belum menemukan cara untuk memasarkan produksi kerupuk ini lebih luas lagi bahkan sampai ke luar daerah. Paling kalau ada pameran di Sampit, terkadang kami ikut. Setahu saya, di Kabupaten Kotim ini banyak produsen kerupuk pipih," katanya.

Saniah, pedagang di Pasar Keramat mengaku mendapat pasokan kerupuk pipih dari warga Samuda yang mengantar ke tempatnya. Lumayan laris karena banyak peminatnya, khususnya warga Sampit sendiri.

"Terkadang dibeli dalam jumlah besar. Untuk oleh-oleh keluarga datang dari daerah lain. Ada banyak merek kerupuk pipih, tapi rasanya hampir sama. Selain kerupuk pipih, ada juga kerupuk udang buatan Sampit, juga lumayan laris," ucap Saniah.

Kerupuk pipih asal Sampit sudah dikenal di Kalteng. Namun butuh bantuan pemerintah daerah jika ingin pemasarannya lebih luas yaitu dengan mempromosikannya dengan berbagai cara.

"Selama ini mungkin promosinya secara tradisional dari mulut ke mulut saja, makanya belum mampu menembus pasar luar daerah," terangnya.(K-5/el)

Senin, 04 Maret 2013

"Robata" Ikan Panggang Unik Khas Jepang


Sabtu, 02 Maret 2013 - 06:46:20 WIB

"Robata" Ikan Panggang Unik Khas Jepang
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Ingin mencoba sajian yang dimasak dengan cara unik? Silakan cicipi ikan yang dimasak dengan cara khas nelayan pulau Hokkaido, Jepang, bernama "robata" yang umurnya sudah berabad-abad.

Mirip barbeque, robata adalah cara memanggang lambat dengan arang panas di atas lubang pasir. Butuh 30 menit untuk menunggu ikan matang dengan cara robata. Di Takumi Restoran Robata & Sushi yang diklaim sebagai restoran otentik Robatayaki pertama dan satu-satunya di Jakarta, terbentang sepetak meja persegi berisi pasir.

Di tengahnya ada arang membara yang dibentuk seperti api unggun. Ikan yang sudah ditusukkan pada batang logam ditancapkan mengelilingi arang tersebut. Pemakaian pasir sengaja dipakai untuk mencerminkan tradisi nelayan, juga karena merefleksikan panas sehingga matangnya merata, kata Benjamin Lee, Executive Director PT. Graha Andrawina Lestari di Jakarta.

Membumbui ikan yang dimasak dengan cara robata tidaklah rumit. Ikan yang sudah bersih ditusukkan pada sebatang logam, lalu permukaan badan ikan itu disayat menyilang membentuk huruf "X". Kemudian, disemprot sake khusus masakan. Setelah itu, ditaburi sautee salt.

Sirip-sirip ikan ditegakkan serta dibubuhi garam. Ikan yang ditancapkan di sekitar arang panas membara perlahan berubah kecokelatan khas ikan bakar, tanda siap disantap. "Silahkan dimakan. Ini ikan Kinki, dari Hokkaido," kata chef Kishino dari restoran Takumi di Senayan National Golf Club, Jakarta, menyodorkan sepiring kecil berisi ikan berwarna kemerahan yang hanya hidup di perairan dingin Hokkaido.

Chef Kishino juga menunjuk sirip ikan yang berdiri tegak, lalu membuat gestur menghisap. Rupanya, selain daging ikan Kinki yang terasa lembut dan asin, sirip-sirip bertabur garam yang renyah itu pun bisa dinikmati.

Selain ikan Kinki, restoran ini juga menyediakan beragam hasil laut yang diimpor dari pasar ikan Jepang, Tsukiji Market, seperti Nihonkai Nodokuro atau Blackthroat Seaperch, Tarabagani (kepiting besar dari Alaska), oyster, scallop dan abalone hidup.

"Beberapa ikan yang dipakai di sini hanya ada di Jepang. Tapi kami juga memakai produk lokal bila kualitasnya bagus, seperti tuna, cumi-cumi, dan udang," jelas Benjamin. (K-4/EIO)

Rabu, 27 Februari 2013

Skandal Daging Kuda Angkat Kesadaran Mengenai Keamanan Pangan


Rabu, 27 Februari 2013 - 18:37:26 WIB

Skandal Daging Kuda Angkat Kesadaran Mengenai Keamanan Pangan 
Diposting oleh : Administrator 
komhukumimage
Komhukum (Dubai) - Gelombang kejutan skandal daging kuda di beberapa negara Eropa dirasakan di Dubai, Uni Emirat Arab, dalam pameran makanan dan keramah-tamahan, Gulfood.

Dalam kegiatan tersebut, produsen daging Eropa mengatakan mereka memperoleh keuntungan dari kesadaran kualitas yang meningkat di kalangan pemilik restoran, pengecer dan konsumen.

Edisi Ke-18 Gulfood, selama empat hari, yang dimulai Senin (25/02), menarik lebih dari 4.200 perusahaan peserta dari 110 negara dan menjadi kegiatan keramah-tamahan dan makanan terbesar di dunia.

Kendati ada perbedaan harga mencolok antara produsen daging di Barat dan Timur, perusahaan daging Eropa yang menekankan pada keamanan pangan dan keselamatan pangan optimistis mengenai prospek pasar di wilayah Timur Tengah kendati ada skandal daging kuda saat ini. Skandal pemalsuan daging tersebut menimbulkan awan gelap bagi seluruh segmen industri itu.

Buat Dr. Stefan Mauritz, Direktur Penjualan raksasa unggas Jerman Wiesenhof International, kualitas adalah mengenai kendali arus pemrosesan makanan itu sendiri, demikian laporan Xinhua yang dipantau wartawan di Jakarta, Rabu (27/02) siang.

Mauritz mengatakan Wiesenhof telah mengeksport ke Teluk sejak 2005 dan juga pada masa depan, pelanggan tidak akan pernah menemukan daging kuda di dalam produk Wiesenhof.

Ia menambahkan ketika pemasok lain bahan makanan dari negara berbeda memberi sumbangan pada produk akhir, kemungkinannya lebih tinggi bahwa bahan yang tak disebutkan menjadi bagian dari paket daging yang kebanyakan berharga murah yang ditawarkan di pasar swalayan.

Prinsip Wiesenhof mengenai memiliki rantai pemrosesan makanan secara lengkap tanpa bahan dari pihak ketiga berlaku bagi VanDrie Group, Belanda, salah satu produsen daging sapi terbesar di Eropa.

Henny Swinkels, Direktur Perusahaan VanDrie Group, mengatakan, "Kami telah mengekspor ke wilayah Teluk selama lebih dari setahun dan minat bertambah. Itu karena daging kami bersertifikat ISO 22.000, standard bagi keamanan pangan yang diterima secara global." (K-5/el)

Dongeng di Balik "Yu Sheng"


Rabu, 27 Februari 2013 - 15:58:20 WIB

Dongeng di Balik "Yu Sheng"
Diposting Oleh : Administrator
Kategori: Kuliner 

komhukumimage
Komhukum (Jakarta) - Hidangan berupa salad yang disajikan dengan ikan mentah dan potongan sayuran segar, acar, saus plum, lalu diberi kacang tanah dan wijen sebagai pelengkap.

Yu berarti ikan dan sheng berarti mentah. Ikan mentah melambangkan hidup baru, di mana kata yu juga digunakan untuk melambangkan kesejahteraan. Menyantap yu sheng memiliki keunikan sendiri.

Pengunjung berkumpul di sekitar meja dan berpartisipasi mencampur yu sheng. Menggunakan sumpit, pengunjung mengaduk salad dan ikan mentah bersama. Setelah salad dan ikan tercampur, tamu mengangkat kombinasi dengan menggunakan sumpit dan mengucapkan ”Lo hei”, yang artinya ”untuk keberuntungan abadi”.

Upacara pelemparan yu sheng melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan yang berlimpah di Tahun Baru. Menurut kepercayaan, semakin tinggi lemparan yu sheng pada saat dicampur, semakin banyak rezeki yang akan diterima.

Cerita-cerita yang dikaitkan dengan kuliner memang selalu seru dan menarik. Cerita yang dikaitkan dengan kue khas Imlek, nian gao, juga tidak kalah menarik.

Kue berbentuk ikan selalu ada dalam perayaan Tahun Baru. Kue nian gao melambangkan kesejahteraan dan keberuntungan untuk tahun-tahun berikutnya. Pada saat Tahun Baru, dipercaya bahwa Dewa Dapur akan datang ke setiap rumah dan mengevaluasi keluarga yang tinggal di sana. Dewa Dapur akan memberikan nilai mereka kepada Kaisar Jade di kahyangan.

Rasa nian gao merefleksikan nilai yang dilaporkan Dewa Dapur. Semakin manis rasa nian gao, semakin baik nilai keluarga tersebut. Diceritakan pula dalam legenda bahwa nian gao merupakan kue yang lengket. Ini membuat mulut Dewa Dapur tetap tertutup sehingga yang dilaporkan kepada Kaisar Jade hanyalah sebuah senyuman dari rasa manis nian gao.

Cerita menarik juga ditemukan di kuliner- kuliner khas peranakan Tionghoa yang sudah menjadi bagian dari kuliner Indonesia. Makanan seperti bakpao, bakpia, cakwe atau janggelut, gembukan atau kue bantal atau bolang-baling, moho, kue ku, wajik, bakmi, kue keranjang, dan kue lapis adalah beberapa jenis makanan yang mendapat pengaruh dari China.

Makanan-makanan ini terbuat dari bahan utama gandum atau beras. Beberapa digunakan sebagai sajian persembahan saat sembahyang di kelenteng, sebagian lagi merupakan makanan rakyat yang juga mengandung makna filosofis, seperti cakwe.

”Cakwe yang kuenya dipuntir dan digoreng itu merupakan sindiran kepada Perdana Menteri Qin Gui yang berkhianat, korup, dan mudah disuap,” ungkap Oesman Arief, dosen Linguistik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Solo yang juga keturunan Tionghoa.

Qin Gui yang hidup pada masa Dinasti Song disuap oleh musuh kerajaan untuk memfitnah seorang pahlawan bernama Yue Fei yang ditakuti musuh. Qin Gui melapor kepada raja bahwa Yue Fei akan memberontak sehingga harus dibunuh. Raja yang terpengaruh lantas membunuh Yue Fei.

”Rakyat yang mengetahui ini marah dan membenci Qin Gui. Mereka mengatakan Qin Gui harus dipuntir, digoreng, dan dimakan. Kemarahan itu mewujud dalam cakwe. Sampai sekarang, kisah ini masih diceritakan orangtua kepada anaknya sambil makan cakwe,” kata Oesman.

Hidangan di Hotel-hotel

Menikmati kuliner sarat cerita itu tentu akan lebih mantap jika kuliner dibuat oleh tangan-tangan yang ahli. Untuk memberikan yang terbaik, beberapa hotel dan restoran terkemuka ikut berlomba-lomba memberikan yang terbaik. Bahkan, interior di hotel diubah untuk semakin menciptakan atmosfer Imlek.

Menurut Patricia Muljadi, Direktur Komunikasi Hotel Shangri-La Jakarta, yu sheng dan nian gao bisa dinikmati di Shang Palace Hotel Shangri-La Jakarta. Pengunjung bisa menyantap hidangan itu sampil menikmati interior dan ornamen khas Imlek. ”Akan banyak hiburan ditampilkan di sini, seperti pertunjukan Lion Dance, Dragon Dance, dan God of Fortune,” kata Patricia.

Hotel The Ritz-Carlton Jakarta di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, menghidangkan sajian gastronomi dengan teknik elegan dalam festival makanan China di Asia Restaurant. Rempah-rempah dan teknik memasak khas China didasarkan pada harmonisasi lima sensasi rasa yang paling mendasar— manis, asam, pedas, asin, dan pahit. Tim kulinari hotel ini menyeimbangkan unsur-unsur rasa ini menjadi rasa yang lebih mewah.

Tamu hotel akan dihibur alunan musik China dan Lion Dance tradisional (barongsai). Tamu juga dapat bertemu dengan peramal yang dapat membaca garis hidup pada tahun 2013.

Momen Imlek ini juga dipakai Hotel Santika Premiere Jakarta untuk memberikan bonus kepada para tamu yang menginap. ”Jika menginap satu malam di Deluxe Room, tamu mendapatkan bonus makan malam untuk dua orang di Restoran Harmony,” kata Public Relation Officer Hotel Santika Premiere Jakarta Hesty Ning Tyas.

Hotel Four Seasons Jakarta juga menghadirkan tarian barongsai bagi para tamunya.(K-5/Sarah)